<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>apologia</title>
	<atom:link href="http://apologia99.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://apologia99.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Dec 2008 12:21:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='apologia99.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>apologia</title>
		<link>http://apologia99.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://apologia99.wordpress.com/osd.xml" title="apologia" />
	<atom:link rel='hub' href='http://apologia99.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Apologia #1</title>
		<link>http://apologia99.wordpress.com/2008/12/12/apologia-1/</link>
		<comments>http://apologia99.wordpress.com/2008/12/12/apologia-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 12:21:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apologia99</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apologia99.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[APOLOGIA PENDAHULUAN Dalam sebuah diskusi di blog agamaku, ada beberapa komentar yang &#8220;menyerang&#8221; ajaran Kekristenan dengan mengutip sebuah ayat tertentu dari Alkitab Perjanjian Lama Seperti ini komentarnya : bukandomba wrote: Kitab Hosea pasal 14 ayat 1 : “Samaria harus dihukum karena memberontak melawan Aku. Rakyatnya akan tewas dalam pertempuran, ANAK ANAK BAYINYA akan digilas, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apologia99.wordpress.com&amp;blog=5803239&amp;post=5&amp;subd=apologia99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="blue">APOLOGIA PENDAHULUAN</font></strong></p>
<p>Dalam sebuah diskusi di blog <strong><a href="http://agamaku.wordpress.com">agamaku</a></strong>, ada beberapa komentar yang &#8220;menyerang&#8221; ajaran Kekristenan dengan mengutip sebuah ayat tertentu dari Alkitab Perjanjian Lama </p>
<p>Seperti ini komentarnya :</p>
<blockquote><p><strong>bukandomba</strong> <a href="http://agamaku.wordpress.com/2008/11/22/kata-orang-saya-kafir/#comment-10842">wrote</a>:</p>
<p>Kitab Hosea pasal 14 ayat 1 :</p>
<p>“Samaria harus dihukum karena memberontak melawan Aku. Rakyatnya akan tewas dalam pertempuran, ANAK ANAK BAYINYA akan digilas, dan WANITA WANITA HAMIL dibelah perutnya.</p>
<p>Subhanalloh, ternyata Yesus bukan seorang pengasih seperti yang digembar-gemborkan domba-domba ini</p>
<p>Semoga Alloh mengampuni</p></blockquote>
<p>Mengenyampingkan latar belakang agama si bukandomba, komentar itu langsung ditanggapi oleh si pemilik blog :</p>
<blockquote><p><strong>agamaku</strong> <a href="http://agamaku.wordpress.com/2008/11/22/kata-orang-saya-kafir/#comment-10846">wrote</a> :</p>
<p>Sebagai informasi. Hosea itu kitab dari Perjanjian Lama (PL). Sedangkan ajaran Yesus, yaitu Injil adalah Perjanjian Baru (PB). Tahu kan bedanya PL dengan PB? Atau belum tahu?</p></blockquote>
<p>Dan dijawab lagi oleh bukandomba :</p>
<blockquote><p><strong>bukandomba</strong> <a href="http://agamaku.wordpress.com/2008/11/22/kata-orang-saya-kafir/#comment-10848">wrote</a> :</p>
<p>yang saya tahu : PL adalah KITAB SUCI anda, PEDOMAN HIDUP anda, PB adalah KITAB SUCI anda, PEDOMAN HIDUP anda juga [ Lha kok sama? ] ya iyalah… kan keduanya sampe sekarang tetap kalian pake</p>
<p>Kalian ini makin aneh aja deh <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Ada beberapa kesalahan dan kekurangtepatan dalam memberikan penafsiran seperti yang dilakukan oleh bukandomba dan jawaban [sebagai sebuah apologetika] yang dilakukan oleh agamaku pada berbalas-komentar diatas.</p>
<p>Point-point utamanya adalah sebagai berikut :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<ol>
<li>Bukandomba mengutip sebuah ayat dari Kitab Hosea yang isinya sangat kejam antara lain berisi membunuh bayi-bayi dan wanita hamil dibelah perutnya.</li>
<p></br><br />
</br></p>
<li>Bukandomba kemudian mengatakan bahwa dari ayat Kitab Hosea yang ada di Perjanjian Lama itu dapat ditarik kesimpulan bahwa Yesus ternyata bukan seorang pengasih seperti yang digembor-gemborkan.
</li>
<p></br><br />
</br></p>
<li>Bukandomba kemudian mengatakan bahwa PL dan PB adalah kitab suci dan pedoman hidup umat Kristen.</li>
<p></br><br />
</br></p>
<li>Agamaku mengatakan bahwa Kitab Hosea itu ada di PL sementara ajaran Yesus itu di PB, sembari membedakan antara PL dan PB secara tegas.</li>
</ol>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="blue">APOLOGIA UMUM</font></strong> </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Mari kita lihat ketidaktepatan yang timbul akibat komentar-komentar tersebut.</p>
<p>Problem yang cukup sulit dalam membaca Alkitab adalah bagaimana menafsirkan ayat demi ayat yang ada dalam Alkitab. Terkadang orang-orang dengan seenak perutnya mencomot ayat-ayat tertentu dan kemudian digunakan untuk keperluannya sendiri, dan lebih parah lagi dihubungkan dengan hal-hal lain yang tidak ada hubungannya. </p>
<p>Inilah <strong><font color="red">KESALAHAN PERTAMA</font></strong> yang ada dalam komentar bukandomba. Dirinya tidak mengerti apa maksud dari Hosea 14:1 lalu kemudian menggunakan ayat tersebut untuk menegaskan teorinya sendiri.</p>
<p>Ayat itu lepas dari konteksnya. Sementara dalam menafsirkan (hermeneutik) Alkitab, sebuah ayat harus ditafsirkan tidak boleh lepas dari konteksnya. Konteksnya adalah :</p>
<ul>
<li>Konteks ayat sebelumnya dan sesudahnya</li>
<li>Konteks pasal yang menaungi ayat itu</li>
<li>Konteks tema dalam pasal tersebut</li>
<li>Konteks kitab/surat/injil dimana ayat itu berada</li>
<li>Konteks bagian Alkitab dari ayat itu (PL atau PB)</li>
<li>Dan Konteks KESELURUHAN ALKITAB (yang paling penting)</li>
</ul>
<p>Dari sini saya dapat memahami bahwa bukandomba tidak memahami hermeneutika Alkitab atau bagaimana cara menafsirkan Alkitab sehingga mencomot sebuah ayat sembarangan dan menafsirkannya sesuka hati. </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="red">KESALAHAN KEDUA</font></strong> komentar bukandomba adalah menghubungkan ayat itu dengan <strong>YESUS</strong>. </p>
<p>Padahal sangat jelas kelihatan [nanti akan dibahas di apologia khusus] bahwa Hosea 14:1 <strong>SAMA SEKALi TIDAK BERHUBUNGAN</strong> dengan Yesus. Bahkan kalau dipaksa-paksa sekalipun tidak akan berhubungan, kecuali kesimpulan hubungan itu sudah dilatarbelakangi hal yang lain.</p>
<p>Bukandomba lalu menyimpulkan bahwa ayat &#8220;mengerikan&#8221; yang ada pada Hosea 14:1 itu diucapkan oleh Yesus. Dengan begitu dapat disimpulkan lagi bahwa Yesus Kristus ternyata tidak memiliki kasih karena menyuruh membunuh bayi-bayi dan membelah perut wanita-wanita hamil.</p>
<p>Sampai disini saya cuma bisa tersenyum melihat kesimpulan ngawur itu. Begitulah kalau orang tidak memahami hermeneutik Alkitab lalu seenak perutnya menafsirkan sendiri dan menghubungkannya dengan hal-hal lain yang tidak berhubungan.</p>
<p>Jaka Sembung bawa golok, nggak nyambung g****k. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="red">KESALAHAN KETIGA</font></strong> bukandomba adalah menandaskan pengetahuannya bahwa PL dan PB adalah kitab suci umat Kristen. Ternyata pengetahuan itu hanya sebatas menegaskan bahwa PL dan PB adalah kitab suci saja, tetapi tidak mampu membedakan apa itu PL dan apa itu PB, apa yang ada di PL dan apa yang ada di PB, dan seterusnya.</p>
<p>Buktinya kelihatan dari kutipan di PL (Hosea 14:1) lalu menghubungkannya secara brutal dengan Yesus yang ada di PB. Pengetahuan ternyata adalah ketidaktahuan, dan ketidaktahuan bisa adalah kebodohan, dan kebodohan adalah cerita ngawur. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="red">KESALAHAN KEEMPAT</font></strong> ada pada komentar Agamaku yang mengatakan bahwa Kitab Hosea itu ada di PL dan ini berbeda dengan PB.</p>
<p>Komentar ini mengatakan bahwa PL adalah PL sementara PB adalah PB. Jangan dikait-kaitkan karena memang sangat berbeda. Salah satu model apologia yang sering terjadi pada banyak lingkup orang Kristen karena kesulitan mengartikan ayat-ayat yang cukup sulit di PL.</p>
<p>Tapi ada yang hendak saya ungkapkan disini :</p>
<p></br><br />
</br></p>
<ul>
<li>Perjanjian Lama (PL) tidak bisa dipisahkan dari Perjanjian Baru (PB). Kita tidak bisa membaca PL tanpa membaca PB dan kita tidak bisa membaca PB tanpa membaca PL. Kedua bagian dari Alkitab itu saling berhubungan dan menyampaikan satu kabar yang sama tentang Allah, tetapi dalam konteks dan tema yang berbeda.</li>
<p></br><br />
</br></p>
<li>Mengabaikan PL sambil hanya memfokuskan pada pekerjaan Yesus yang ada di keempat injil bukanlah sebuah pemahaman Alkitab yang menyeluruh. PL berisi banyak hal yang menubuatkan kedatangan Yesus. Pribadi dan karya Yesus serta rencana penyelamatan Allah [atas umat Israel dan seluruh dunia] dapat ditelusuri lewat pernyataan Allah di PL.</li>
<p></br><br />
</br></p>
<li>Alasan bahwa ayat-ayat dari PL sulit untuk dimengerti tidak menjadi alasan untuk mengabaikan PL. Tanpa PL kita tidak bisa memahami PB.</li>
<p></br><br />
</br></p>
<li>Dalam kalimat yang pendek kita bisa memberikan tema-tema dalam kedua bagian Alkitab itu.<strong><font color="red">Tema Utama dalam PL adalah : Allah Memberikan JanjiNya. Tema Utama dalam PB adalah : Allah Menggenapi JanjiNya.</strong></font></li>
</ul>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="blue">APOLOGIA KHUSUS</font></strong></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p>Hos 1:1</p>
<p>Firman TUHAN yang datang kepada Hosea bin Beeri pada zaman Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda, dan pada zaman Yerobeam bin Yoas, raja Israel.</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Nabi Hosea hidup di kerajaan Israel Utara sekitar tahun 770 SM (dengan ibukotanya Samaria) yang saat itu diperintah oleh Raja Yerobeam II. Pada jaman Hosea hidup, Kerajaan Israel Utara dan Kerajaan Yehuda (Selatan) tidak lagi menyembah Allah (Yahwe) tetapi telah memalingkan wajahnya pada agama-agama setempat dengan menyembah Baal dan dewa-dewa Kanaan lainnya. </p>
<p>Inilah inti pemberitaan dan kenabian Hosea yaitu berjuang melawan proses Baalisasi dan Kanaanisasi yang terjadi di Israel. Yahwe hanya diakui sebagai satu ilah sama dan sederajat dengan Baal. Ikatan antara Allah dengan Israel diibaratkan sebuah perkawinan. Keberpalingan Israel ini diistilahkan di Kitab Hosea dengan nama “persundalan”. Israel telah bersundal dan menyembah Baal dan dewa-dewa Kanaan lainnya.</p>
<p>Seluruh kehidupan Nabi Hosea adalah perumpamaan dari hubungan antara Allah Yahwe dengan bangsa Israel. Perkawinan Nabi Hosea dengan seorang perempuan sundal (pelacur) bernama Gomer binti Diblaim adalah contoh perintah Allah yang menggambarkan Israel telah bersundal dan berpaling kepada Baal. Berkali-kali Gomer tidak setia terhadap perkawinannya itu, tetapi berulangkali juga Allah memerintahkan Hosea untuk tetap mengawini dan setia pada Gomer.</p>
<p>Perintah Allah ini sangat tidak sesuai dengan hukum yang berlaku di Israel saat itu. Tetapi Allah menegaskan, dalam kehidupan perkawinan Hosea, bahwa perkawinannya adalah penggambaran hubungan Allah dan Israel. Israel telah bersundal dan menyembah Baal tetapi Allah tetap setia pada bangsa pilihanNya. Berkali-kali Israel tidak setia tetapi Allah tetap setia.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p>Hos 3:1</p>
<p>Berfirmanlah TUHAN kepadaku: &#8220;Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis.&#8221;</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Tema utama dalam pemberitaan dan kehidupan Nabi Hosea adalah penggambaran kasih setia Allah yang tetap teguh meskipun pengkhianatan bangsa Israel begitu mengerikan. </p>
<p>Bagaimana dengan <strong>Hosea 14:1</strong> seperti yang digambarkan diatas ?</p>
<p>Jika kita melepaskan ayat itu dari konteks ayat-ayat lain, maka kelihatannya Firman Allah itu kejam, bengis, dan tak berperikemanusiaan. Allah sangat kejam karena berfirman seperti itu.</p>
<p>Tetapi kita harus melihat ayat itu dalam konteks dan hubungannya dengan ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya. Dalam konteks pasal yang menaunginya. Dalam konteks keseluruhan Kitab Hosea. Dalam keseluruhan konteks Perjanjian Lama. Dan dalam konteks keseluruhan Alkitab.</p>
<p>Ayat itu bercerita [atau tepatnya bernubuat] bahwa begitulah nasib yang dialami oleh Israel Utara (Samaria) jika berpaling dari Allah. Israel Utara (Samaria) telah membuat perjanjian dengan Kerajaan Asyur (Assiria) dan mereka mendapat belas kasihan Raja Asyur (Tiglat-Pileser III), tetapi mereka kemudian bersekongkol dengan Raja Firaun So dari Mesir untuk meminta pertolongan supaya mereka bebas dari Raja Asyur. </p>
<p>Tetapi persekongkolan dengan Mesir tidak disetujui oleh Nabi Hosea. Samaria akan mendapatkan pembalasan yang amat kejam dari Asyur, dan Mesir tidak akan mampu menolong mereka.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p>Hosea 13:9-10</p>
<p>Aku membinasakan engkau, hai Israel, siapakah yang dapat menolong engkau?<br />
Di mana gerangan rajamu, supaya diselamatkannya engkau, dan semua pemukamu, supaya diberinya engkau keadilan, hai, engkau yang berkata: &#8220;Berilah kepadaku seorang raja dan pemuka-pemuka!&#8221;</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Ayat ini mirip dengan Hos 13:1</p>
<blockquote><p>Apabila Efraim berbicara, gemetarlah orang; ia diangkat-angkat di Israel, tetapi ia bersalah dengan menyembah Baal, sehingga matilah ia.</p></blockquote>
<p>Sekali lagi, ketidaktaatan dan ketidaksetiaan Israel pada Allah mereka yang membuat Allah menjatuhkan hukuman yang mengerikan bagi mereka, supaya mereka sadar dan supaya mereka belajar akan hal itu.</p>
<p>Mari kita bahas seperti apa nasib yang menimpa Israel Utara menurut Hos 14:1</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p>Hos 14:1</p>
<p>Samaria harus mendapat hukuman, sebab ia memberontak terhadap Allahnya. Mereka akan tewas oleh pedang, bayi-bayinya akan diremukkan, dan perempuan-perempuannya yang mengandung akan dibelah perutnya.</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p><em>Samaria harus mendapat hukuman</em>. Dan memang itu akan terjadi, sebab mereka bukan saja memberontak terhadap Asyur dengan bersekongkol dengan Firaun So tetapi, yang lebih dari itu, juga mereka <em>memberontak terhadap Allahnya</em>.</p>
<p>Lihat juga di 2 Raja-Raja 17:4-5</p>
<p></br><br />
</br></p>
<blockquote><p>2 Raja-Raja 17:4-5</p>
<p>17:4 Tetapi kedapatanlah oleh raja Asyur, bahwa di pihak Hosea ada persepakatan, karena Hosea telah mengirimkan utusan-utusan kepada So, raja Mesir, dan tidak mempersembahkan lagi upeti kepada raja Asyur, seperti biasanya tahun demi tahun; sebab itu raja Asyur menangkap dia dan membelenggu dia dalam penjara.<br />
17:5 Kemudian majulah raja Asyur menjelajah seluruh negeri itu, ia menyerang Samaria dan mengepungnya tiga tahun lamanya.</p></blockquote>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Sebagai catatan, <strong>“Hosea” dalam Kitab 2 Raja-raja 17:4 bukanlah Nabi Hosea tetapi Raja Hosea</strong>, raja Samaria terakhir penerus berikutnya dari Raja Yerobeam II (Yerobeam II, Zakharia, Salum, Menahem, Pekahya, Pekah, Hosea).</p>
<p><em>Mereka akan tewas oleh pedang</em>, khususnya laki-laki yang menjadi prajurit. Tetapi wanita dan anak-anak juga tidak luput dari kematian. <em>Bayi-bayinya akan diremukkan, dan perempuan-perempuannya yang mengandung akan dibelah perutnya</em>. Membunuh bayi-bayi dan perempuan hamil adalah tanda bahwa bangsa Israel tidak akan mempunyai keturunan lagi. Bangsa ini akan musnah selama-lamanya. Begitulah yang dikatakan Nabi Hosea kepada Israel Utara (Efraim).</p>
<p>Dan Samaria benar-benar musnah ketika Asyur menghancurkan kerajaan mereka pada tahun 722 SM.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p><strong><font color="blue">APOLOGIA PENUTUP</font></strong></p>
<p></br><br />
</br></p>
<p>Sering kali Alkitab dibaca dan ditafsirkan dengan sesuka hati oleh banyak orang sesuai keperluannya sendiri. Padahal, <strong><font color="red">YANG PALING UTAMA dalam membaca dan menafsirkan Alkitab adalah MENGAKUI OTORITAS ALKITAB dalam terang Roh Kudus.</font></strong></p>
<p>Tanpa itu, maka pembacaan dan penafsiran Alkitab hanya asal-asalan dan tidak menurut kehendak Tuhan.</p>
<p>Ini adalah apologia pertama dari serangkaian tulisan apologia lainnya. Nantikan edisi berikutnya.</p>
<p></br><br />
</br></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apologia99.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apologia99.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apologia99.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apologia99.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apologia99.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apologia99.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apologia99.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apologia99.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apologia99.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apologia99.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apologia99.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apologia99.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apologia99.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apologia99.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apologia99.wordpress.com&amp;blog=5803239&amp;post=5&amp;subd=apologia99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apologia99.wordpress.com/2008/12/12/apologia-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/351302c88ab383d970c4c541a2020be1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">apologia99</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apologia</title>
		<link>http://apologia99.wordpress.com/2008/12/10/hello-world/</link>
		<comments>http://apologia99.wordpress.com/2008/12/10/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 11:33:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apologia99</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Apologia adalah membuktikan. Apologia adalah menjelaskan. Apologia adalah menyerang. Membuktikan kebenaran iman Krsiten. Menjelaskan kebenaran itu kepada pihak lain. Menyerang ketidakbenaran dari sudut pandang Kekristenan. Disinilah apologia berada. Posted in Uncategorized<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apologia99.wordpress.com&amp;blog=5803239&amp;post=1&amp;subd=apologia99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apologia adalah membuktikan. Apologia adalah menjelaskan. Apologia adalah menyerang.</p>
<p>Membuktikan kebenaran iman Krsiten. Menjelaskan kebenaran itu kepada pihak lain. Menyerang ketidakbenaran dari sudut pandang Kekristenan.</p>
<p>Disinilah apologia berada.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apologia99.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apologia99.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apologia99.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apologia99.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apologia99.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apologia99.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apologia99.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apologia99.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apologia99.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apologia99.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apologia99.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apologia99.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apologia99.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apologia99.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apologia99.wordpress.com&amp;blog=5803239&amp;post=1&amp;subd=apologia99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apologia99.wordpress.com/2008/12/10/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/351302c88ab383d970c4c541a2020be1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">apologia99</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
